8 Pekerjaan yang Cocok Untuk Mahasiswa



JAKARTA - Kamu mahasiswa yang sudah memiliki alasan untuk berkerja walaupun masih kuliah? Apapun alasanmu, baiknya kamu siap dengan risiko yang akan kamu hadapi. Sebab, peran ganda akan menuntut tanggung jawab ganda pula. 

Kira-kira, pekerjaan apa ya, yang mungkin cocok dilakukan oleh mahasiswa? Pasalnya, tidak semua jenis pekerjaan mampu diemban olehmu yang masih memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan studi.

Kalau kamu bingung, Yuk simak pekerjaan apa saja yang sekiranya cocok untuk dilakukan olehmu versi huffpost college yang okezone kutip, Minggu (7/8/2011).

1. Penulis Online
Cocok dilakukan oleh mahasiswa karena selain gaya hidup dalam jaringan (daring/online) sangat dekat dengan kehidupanmu. Kamu bisa melamar ke portal berita online atau menjadi penulis konten website di satu perusahaan.

Bahkan sekarang perusahaan-perusahaan sedang gencarnya melakukan promosi melalui media sosial , dari pengakuan mahasiswa yang berkerja sebagai penulis konten media sosial, gaji yang diterima cukup untuk membiayai kuliahnya loh!

2. Tutor
Kamu bisa mengajukan lamaran ke tempat belajar non formal seperti tempat kursus, les, atau lainnya. Selain bisa mendapatkan dana tambahan, kamu juga bisa mendapat banyak pelajaran. Konon, semakin kita mentransfer ilmu yang telah kita dapat, maka akan semakin membuat kita merasa kurang, itulah yang membuat kita semakin giat mencari pengetahuan untuk menunjang transfer ilmu selanjutnya.

3. Humas
Tidak hanya cocok untuk mahasiswa jurusan komunikasi, tetapi jurusan lain pun bisa cocok dengan pekerjaan ini. Kehumasan memiliki fleksibilitas waktu yang bisa kamu sesuaikan dengan jadwal kuliahmu, selain itu, bekrja di bidang kehumasan bisa meluaskan jaringanmu loh!

4. Staff Admin
Biasanya cocok untuk magang, tetapi enggak ada salahnya untuk dicoba. Gaji untuk staff admin lumayan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi agak kurang fleksibel untuk jam kerjanya. Mungkin kamu yang ambil kuliah malam cocok dengan pekerjaan ini.

5. Staff Peneliti
Cocok untuk kamu yang suka melakukan penelitian. Pekerjaan ini agak jarang sih, tetapi bukan berarti enggak ada. Kamu bisa bantu dosenmu yang kiranya sedang melakukan penelitian, atau melamar di lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) suatu perusahaan. Pekerjaan ini merupakan pekerjaan yang cukup prospektif untuk kamu mahasiswa dengan jurusan ilmu eksak.

6. Hospitality
Ini bukan pekerjaan yang berhubungan dengan rumah sakit ya. Mungkin kamu bingung, hospitality itu pekerjaan jenis apa sih? Hospitality itu pekerjaan yang berhubungan dengan pelayanan, misal karyawan restoran atau hotel, seperti koki, pramusaji, housekeeping dan lainnya. Walaupun terkesan enggak menjanjikan dalam hal karir, tetapi jangan salah persepsi loh, selain menjanjikan waktu kerja yang fleksibel, pendapatannya juga cukup lumayan. Apalagi jika restoran atau cafenya popular, konon tipsmu bisa lebih besar dari gajimu!

7. Jasa Marketing
Bagi kamu yang ingin berwirausaha selepas kuliah, pekerjaan ini cocok banget. Apalagi kamu lakukan saat kuliah, maka mental marketingmu akan terasah. Ajukan dirimu sebagai marketing officer, selain waktu kerja yang fleksibel, kamu bisa menambah jaringan juga loh.

8. Jasa Antar-Jemput
Enggak punya waktu untuk membuat CV atau malas menyesuaikan waktu dengan pekerjaan? Pekerjaan ini mungkin terdengar menggelitik, tetapi bisa menghasilkan uang tambahan yang lumayan. Jika kamu memiliki kendaraan, kamu bisa menawarkan tetanggamu untuk mengantarkan anaknya sekolah tiap pagi dan menjemput mereka sepulang sekolah atau menawarkan mengantar mereka ke kantor dengan meminta bayaran perbulan. 

Pengakuan mahasiswa "ojek" di daerah Depok, dia bisa mendapatkan Rp1 juta per bulan dengan jumlah pelanggan 3 orang. 

Nah, jadi kamu mau pilih yang mana? Baiknya pilih yang sesuai dengan minat, jurusan kuliah dan waktu kuliahmu. Yang terpenting jangan sampai menganggu studimu 

ya! 

readmore »»  

8 Game PS1 yang Paling di Sukai


1.Harvest Moon: Back To Nature 

2.Dragon ball

3.One Piece 
.

4..Crash Team racing

6.Bishi-bashi special

7.Digimon rumble arena

8 Winning Eleven

readmore »»  

Misteri Tol Cipularang


Tol Cipularang, baru-baru ini menelan korban jiwa dalam beberapa kecelakaan mobil. Mitos seputar tol itu pun banyak menyebar luas. Berikut fakta dan mitos tol tersebut. Menurut pengamat otomotif dan Pendiri & Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDCC) Jusri Pulubuhu, terdapat beberapa mitos dan fakta mengenai tol ini.

angkatigabelas.blogspot.com

Pertama, jalan tol merupakan jalan bebas hambatan di mana pengemudi bisa melaju dengan aman. Namun tidak pada tol Cipularang. Jalan tol ini memiliki banyak rintangan seperti tikungan dengan derajat ketajaman bervariasi hingga kilometer tertentu dengan sudut hingga 80 derajat.

Selain itu, terdapat turunan dengan sudut hingga 30 derajat. Lintasan yang ada melengkung dan pada musim hujan, banyak terdapat genangan air. Terdapat pula dorongan angin samping pada celah antara bukit-bukit.

Kedua, ukuran tinggi dan besar kendaraan tidak mempengaruhi cara orang mengemudi. Makin tinggi bentuk kendaraan, kualitas kestabilan pada kecepatan tinggi akan berkurang. Makin besar bentuk kendaraan, makin berat kendaraan itu dan akan mempengaruhi momentum inersia kendaraan yang membuat jarak pengereman menjadi panjang.

Berat kendaraan akan mempengaruhi gaya melebar atau menyamping yang terjadi saat menikung. Makin besar kendaraan makan makin besar haluan atau makin besar radius putar kendaraan itu.

Ketiga, jarak pengereman tak dipengaruhi bentuk dan berat kendaraan melainkan sistem pengereman kendaraan itu sendiri. Jarak pengereman ditentukan enam faktor variatif, termasuk kondisi dan perilaku pengemudi, kondisi kendaraan, bobot kendaraan, kecepatan kendaraan, kondisi lintasan serta cuaca.

Keempat, mayoritas penyebab ban pecah dijalan tol adalah akibat tekanan angin yang berlebih. Tekanan angin berlebih tak membuat ban mudah pecah hanya mempengaruhi traksi ban pada permukaan jalan.

Tekanan angin yang kurang dari rekomendasi pabrik ban akan membuat bahan pada dinding ban mengalami keletihan berat akibat elastisitas ban terlalu ditekan disbanding pada tekanan angin normal.

Kelima, mengemudi di lintasan menurun di kecepatan tinggi tak ada bedanya dengan mengemudi di lintasan datar. Mengemudi di kecepatan tinggi di lintasan menurun berisiko tinggi kecelakaan. Hal ini dikarenakan terjadinya perubahan pusat gravitasi dan distribusi bobot.

Di kecepatan tinggi, kendali kendaraan menjadi sangat sensitif dan gaya-gaya yang tak diharapkan bisa mudah terjadi. Pada saat kendaraan bergerak tak sesuai keinginan pengemudi, respon pengemudi sering spontan tanpa diawali proses analisa logika dan hal inilah yang mengawali petaka.

Keenam, karena lancar dan tak padat, potensi kecelakaan dijalan tol lebih ringan dibanding dijalan biasa. Risiko kecelakan malah lebih besar. Hal ini dikarenakan lancar membuat pengemudi cenderung memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Alhasil, momentum yang dihasilkan jauh lebih besar dan kendaraan akan sulit dikendalikan.

Ketujuh, mengemudi di jalan tol tak memerlukan konsentrasi yang lebih tinggi disbanding di jalan biasa. Secara umum, kondisi jalan tol lebar, lancar, kecepatan tinggi dan monoton. Terdapat risiko kecelakaan masif dan hal ini butuh konsentrasi lebih dibanding di jalan biasa. Hal ini menyebabkan mudah letih, kewaspadaan menurun, hasrat untuk memacu kecepatan melebihi kemampuan kendaraan dan pengendara akan lebih tinggi.

Kedelapan, kecepatan kendaraan tak mempengaruhi kestabilan kendaraan. Tiap pergerakan kendaraan akan menimbulkan momentum dan gaya sentrifugal. Makin besar momentum dan gaya sentrifugal yang terjadi, kestabilan kendaraan akan makin berkurang dan mudah bergerak liar seperti terjadinya selip.

Kesembilan, saat menghadapi masalah, tindakan pertama adalah mengerem. Menyikapi masalah saat mengemudi harus diawali proses analisa serta keputusan kemudian eksekusi secara cepat dan tepat. Mengerem bukan selalu menjadi tindakan pertama karena jika dilakukan di tempat dan waktu yang salah, hal ini bisa menimbulkan masalah.

Kesepuluh, pada kecepatan tinggi di atas 80km/jam di lintasan menurun, saat ban depan mobil pecah, tindakan jitu adalah ‘mengerem’ agar kendaraan terkontrol. Pada kondisi ini, pusat gravitasi dan distribusi bobot berpindah ke depan. Hal lain yang perlu diperhatikan, kendali kendaraan ada pada roda depan.

Jika pengereman terjadi mendadak, beban roda depan yang bannya pecah akan lebih besar dan menimbulkan gaya tarik ke arah sisi roda yang pecah itu. Kesulitan pun muncul dan jika tak dapat disikapi dengan tepat, malapetaka menanti. Sebaiknya jangan panik, jangan mengerem dan tahan kecepatan sesaat bagi kendaraan dengan pusat gravitasi rendah.

Jangan mengerem dan naikkan kecepatan 10km/jam sesaat bagi kendaraan dengan pusat gravitasi tinggi. Kemudian arahkan kendaraan sesuai arah lintasan dan tahan kemudi dengan kuat dan erat. Ketika kondisi sudah mulai terkendali, kurangi kecepatan secara bertahap dan arahkan kendaraan ke lintasan yang aman.

Kesebelas, pada kecepatan tinggi di atas 80km/jam di lintasan menurun & menikung dan kendaraan terasa oleng, tindakan jitu yang harus diambil adalah mengerem tajam agar terkendali. Pada kondisi ini, pusat gravitasi dan distribusi bobot berpindak ke depan dan kendali kendaraan ada di roda-roda depan.

Keduabelas, di kecepatan tinggi di lintasan menikung, cara mengemudi tak ada bedanya dengan lintasan menikung lainnya. Pada prinsipnya, saat kendaraan melaju kencang, tingkat kestabilan kendaraan berkurang dan menjadi makin sensitif. Momentum dan gara sentrifugal makin besar dan sulit dikendalikan. Siasati dengan mengurangi kecepatan sejak kendaraan di lintasan lurus dan jangan lakukan perlambatan di lintasan menikung serta pertahankan kecepatan.

Ketigabelas, keletihan disikapi dengan mengunyah permen, merokok, dan berbicara dengan penumpang. Keletihan disebabkan akumulasi kurang tidur, lembur, atau sedang sakit. Cara-cara tersebut tak akan membantu banyak. Pada kondisi ini, kemampuan interpretasi akan menurun dan kontrol anggota tubuh akan melambat. Sebaiknya berhenti dan tidur beberapa saat. Hal ini akan membatu kebugaran Anda.

Keempatbelas, alasan relatif sepi dan lampu mobil terang, mengemudi ke luar kota di malam hari jauh lebih aman dibanding siang hari. Sesuai jam biologis tubuh manusia atau circadian rhythm, malam diciptakan untuk tidur manusia. Seterang-terangnya lampu jalan dan kendaraan, jauh lebih terang saat siang hari. Di Indonesia, tak semua pemakai lalu lintas menggunakan penerangan yang laik. Kondisi dan situasi sepi memicu pengendara terlena.

Kelimabelas, kopi dapat membantu menghilangkan kantuk dan letih. Kopi hanya menstimulasi organ tubuh yang membuat jantung berdetak lebih cepat dan membuat orang terjaga sesaat namun hal ini akan mengurangi stamina dan kantuk pun bisa cepat muncul lagi. Saat organ tubuh dipicu, stamina melorot dan pengemudi pun sering berhenti untuk buang air kecil.

Keenambelas, mengemudi dengan kecepatan sangat pelan di bawah kecepatan rata-rata jauh lebih aman dibanding kecepatan tinggi. Hal ini sangat berbahaya. Kendaraan harus disesuaikan kecepatan lalu lintas yang ada dan perbedaan signifikan kecepatan tak disarankan karena membahayakan diri sendiri dan pengendara lain.

readmore »»  

Pemain Sepakbola yang Pernah Tampil Bertopeng

Sebagai atlet profesional, cedera kerap tak bisa dihindari pesepakbola. Termasuk di bagian kepala/wajah. Kalau ini sudah terjadi, apa boleh buat harus menggunakan masker atau topeng berbentuk menarik seperti di bawah ini:

1. Mark Schwarzer (Kiper, Australia)


2. John Terry (Bek, Inggris)


3. Daniele de Rossi (Gelandang, Italia)




4. Tsuneyasu Miyamoto (Bek, Jepang)


5. Christoph Metzelder (Bek, Jerman)


6. Per Mertesacker (Bek, Jerman)


7. Paolo Maldini (Bek, Italia)


8. Marco Boriello (Striker, Italia)


9. Alberto Aquilani (Gelandang, Italia)


10. Martin Demichelis (Bek, Argentina)


sumber: http://terselubung.blogspot.com/2012/09/pemain-pemain-sepakbola-bertopeng-di_17.html 
readmore »»  

5 Ide Sederhana yang Bikin Kaya Raya


Terkadang gagasan yang tiba-tiba muncul di kepala, walau seolah terlihat sepele bisa menjadi penemuan baru. Selain bermanfaat bagi orang banyak, juga membuat si penemu kaya raya. Ini contohnya:


1.Bette Graham - Mistake Out

Sekitar tahun 1951, Ms Graham menjadi sekretaris eksekutif yang sering mengetik dokumen penting. Agar tak usah mengulang mengetik dokumen setiap kali ada salah ketik, ia menggunakan cat putih yang ia ramu sendiri. Ternyata cat putih plus kuas kecil yang dinamakannya Mistake Out itu disukai teman-temannya juga. Akhirnya ia mendirikan pabrik Mistake Out.

Pada tahun 1972, omset usahanya sudah lima juta botol Mistake Out setiap tahunnya. Ketika ia meninggal tahun 1980, kekayaannya mencapai 47,5 juta dolar AS. Siapa sangka ide kecil itu bisa membuatnya kaya.

Mistake Out dikenal juga sebagai Liquid Paper, atau kita menyebutnya "Tipe-X". 

2.Earle Dickson - Band-Aid

Capek berkali-kali menempelkan perban pada jari istrinya yang sering terluka saat mengiris makanan di dapur, Earle Dickson menemukan cara jitu. Ia menggunting kain kasa
kecil lalu menempelkannya di selotip.

Dengan cara ini, kain kasa jadi mudah ditempelkan pada luka kecil. Ternyata ide yang dimunculkan pada sekitar tahun 1920-an itu cukup brilian sampai-sampai perusahaan tempatnya bekerja, Johnson & Johnson memproduksinya secara massal dan Earle Dickson sendiri diangkat menjadi wakil presiden Johnson & Johnson.

3. Albert J. Parkhouse - Gantungan Baju

Ia kehabisan cantelan jaket di dinding saat tiba di tempatnya bekerja. Albert J. Parkhouse, yang bekerja di pabrik kawat pada sekitar tahun 1903 akhirnya menemukan ide. Kawat ia bentuk oval dengan dua ujung kawat disatukan sehingga menjadi kaitan. Dengan kawat bentukan, itu ia bisa menggantungkan jaket dan mencantelkannya dengan mudah di dinding, tanpa mengganggu jaket lain yang ada di sana. Itulah awal ditemukannya gantungan baju.

Sekarang siapa yang tak membutuhkan gantungan baju? Ide kecil itu kini jadi bisnis besar. Inilah bukti bahwa masalah kecil bisa jadi ide sukses yang luar biasa.

4.Arthur Fry - Post-it

Bagaimana cara membuat catatan yang mudah ditempel, mudah dilihat, dan mudah pula dilepas? Arthur Fry punya caranya. Idenya didapat dari temannya yang memanfaatkan lem gagal (tidak lengket) sebagai bahan penempel kertas untuk menandai halaman di kitabnya. 


Arthur lalu mengembangkannya menjadi produk yang belakangan dikenal sebagai Post-it.Post-it, ide kecil itu, kemudian menjadi produk andalan 3M (perusahaan yang mempekerjakan Arthur) dan menjadi bisnis besar. Kini, dunia mengenalnya sebagai "kertas catatan tempel" yang populer.

5. Toru Kumon - Kumon

Anak pertama Toru Kumon, seorang guru matematika SMA di Jepang, sulit belajar matematika. Kumon lalu membuat metode (modul) pelajaran matematika bagi anaknya agar memudahkannya memahami ilmu hitung ini pada tahun 1954. Metode itu ia namakan Metode Kumon. Ternyata dengan metode itu anaknya bisa mengikuti pelajaran matematika dengan sangat baik. Setelah itu para tetangganya ingin mencoba metode yang sama. Kumon lalumendirikan Kumon Center.

Kini sebanyak 26.000 Kumon Center berdiri di 44 negara dengan pola pengembangan jaringan franchise.

Jadi, tak ada salahnya membiarkan pikiran mengembara mencari ide-ide kreatif. Tak heran, orang-orang yang bekerja di bidang kreatif selalu dianjurkan memiliki pola pikir yang "out of the box". Dari ide-ide yang tak lazim maka penemuan-penemuan baru bermunculan.

Pastinya, 5 penemu di atas bermula dari pengamatan terhadap sesuatu hal, lalu membiarkan pikiran mencari solusi. Dari sana muncullah ide. Awalnya hanya ada dalam "impian". Akhirnya kesuksesan diraih ketika bangun dan menangkap mimpi, serta menjadikannya kenyataan.



readmore »»  

Kendaraan Terbang yang Mirip di Star Wars




Kendaraan mengambang ini mungkin tidak akan melesat melewati hutan lebat dengan mudah seperti motor-motor di film "Return of the Jedi" Star Wars, namun kendali intuitifnya memungkinkan orang untuk menerbangkannya tanpa pelatihan pilot.

Kendaraan udara ini menyerupai motor terbang di film-film fiksi ilmiah dengan dua rotor sebagai pengganti roda. Rancangan awal motor ini sempat diabaikan pada 1960an karena masalah stabilitas saat miring. Namun Aerofex, perusahaan yang berbasis di California, memperbaiki masalah keseimbangan di motor terbang ini dengan membangun sistem mekanik yang dikendalikan di dekat lutut. Kendaraan ini pun bisa mengantisipasi gerakan miring pilot dan mengendalikan keseimbangan dengan cara yang lebih alami.

"Bayangkan saja seperti menurunkan batas terbang, sampai ke area ATV (kendaraan lintas medan)," kata Mark De Roche, insinyur ruang angkasa dan pendiri Aerofex.

Kendali intuitif seperti itu memungkinkan dokter untuk mengunjungi pasien-pasien di daerah terpencil tanpa jalan atau petugas daerah perbatasan menjalankan tugasnya tanpa melalui pelatihan pilot. Semuanya bisa terjadi tanpa kebutuhan listrik, kecerdasan buatan, atau perangkat lunak penerbangan.

"Pada dasarnya alat ini menangkap dua dari tiga axis (bergerak maju, berguling, dan miring) dan mengaktifkan kendali aerodinamis untuk menyeimbangkan berbagai gerakan ini," kata De Roche pada InnovationNewsDaily. "Karena gerakan pilot dalam menyeimbangkan pesawat ini menggunakan naluriah dan kontan, kendali ini jadi sangat mudah."

Tetapi Aerofex tidak berencana untuk segera mengembangkan dan menjual kendaraan ini. Perusahaan ruang angkasa ini menjadikan motor terbang ini sebagai platform untuk menguji pesawat penyerang tanpa awak -- kendaraan ini bisa digunakan untuk mengerjakan lahan pertanian atau mengantar obat-obatan buat tim SAR di kawasan yang sulit dijangkau.

Bahkan tentara atau satuan khusus bisa menggunakan robot semacam ini untuk membawa atau mengantar suplai berat di antara gedung-gedung tinggi yang sempit. Angkatan Laut AS sudah mulai menggunakan robot helikopter untuk mengantar suplai di Afghanistan.

Robot terbang ini mungkin tidak akan terbang seefisien helikopter karena rotor baling-balingnya yang lebih pendek, namun dengan ukuran tersebut, rotor ini bisa lebih aman berada dekat dengan manusia.

"Robot ini mampu terbang di antara pohon, dekat dengan tembok, dan di bawah jembatan."

Aerofex tengah membatasi pengujian terbang dengan manusia hanya sampai ketinggian 15 kaki atau 4,5 meter dan kecepatan 48 km per jam, lebih atas dasar kehati-hatian daripada batasan teknologi. Versi tua kendaraan ini bisa bergerak secepat helikopter, kata De Roche.

Uji terbang di Gurun Mojave California adalah dasar dari presentasi ilmiah soal pencapaian Aerofex di Konferensi Future Vertical Lift pada Januari 2012 lalu. Aerofex berencana menerbangkan versi kedua kendaraan ini pada Oktober, serta versi robotnya pada akhir 2013.


readmore »»  

kukang-scavenger

http://kukang-scavenger.blogspot.com/

rekomendasi nih
asli blog ini lucu bgt
readmore »»